6 Tips Yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Laptop Bekas

Laptop merupakan perangkat yang wajib dimiliki oleh sebagian orang, khususnya bagi mahasiswa dan pekerja kantoran. Namun, harga laptop yang semakin mahal menyebabkan kebanyakan siswa sekolah ataupun mahasiswa harus berfikir ulang sebelum membeli laptop baru.

Oleh sebab itu, kebanyakan lebih memilih untuk membeli laptop bekas yang harganya jauh lebih murah, tetapi tetap dengan tipe yang diinginkan. Sayangnya, ketidaktahuan mengenai perangkat elektronik yang satu ini membuat orang mudah tertipu oleh oknum pedagang nakal.

Bahkan tidak sedikit yang akhirnya memutuskan membeli laptop bekas yang katanya masih bagus tapi ternyata sudah tidak layak pakai. Tentu saja hal ini akan menjadi sangat memberatkan sebab dibutuhkan biaya tambahan yang cukup mahal untuk melakukan service laptop.

Maka dari itu, pada artikel kali ini Loganime akan membahas mengenai tips membeli laptop bekas dan apa saja yang perlu diperhatikan bagi yang ingin membeli laptop second untuk memenuhi keperluan sehari-hari, contohnya mengerjakan tugas sekolah, menjelajah internet, dan lain-lain.

Tips Membeli Laptop Bekas

Laptop Asus Bekas

1. Cek Spesifikasi 

Pastikan untuk secara langsung membeli laptop second bukan melalui toko online supaya kamu bisa melakukan pengecekkan spesifikasi laptop bekas yang akan dibeli.

Ketika bertemu dengan penjual, sebaiknya kamu jangan langsung percaya dengan apa yang sudah dikatakan mengenai laptop tersebut, tetapi akan lebih baik bila kamu mengecek sendiri spesifikasi laptop bekas yang akan dibeli dengan membawa software seperti CPU-Z supaya hasil yang didapat lebih lengkap dan bisa dipercaya.

Sedekat apapun dengan seller, kamu harus tetap mengidentifikasi laptop second yang akan dibeli. Hal ini penting untuk kelangsungan penggunaan laptop kedepannya.

2. Periksa Body Laptop

Pengecekan berikutnya yang perlu kamu lakukan ialah memeriksa casing laptop karena bagian ini merupakan daerah yang paling mudah diperiksa. Telitilah seluruh bagian casing laptop yang akan dibeli. Ini sangat menentukan bagaimana kondisi laptop untuk pengecekan selanjutnya.

Semakin banyak baret pada casing laptop, maka akan semakin mudah menilai bagaimana pemilik sebelumnya dalam merawat laptop. Jangan lupa cek juga kelengkapan keyboard, kejernihan suara speaker, touchpad, cek semua colokan yang ada di laptop, dan dukungan pada Wifi.

Baca Juga: Cara Menyambungkan Wifi Ke Laptop Dengan Mudah Dan Cepat

3. Pastikan Tidak Ada Virus

Langkah selanjutnya adalah teliti bagian dalam laptop untuk memastikan tidak terdapat virus di laptop. Virus menjadi hal yang paling berbahaya di dalam dunia Komputer. Perlu diketahui, virus sangat merugikan bagi keadaan komputer.

Karena virus membahayakan laptop, kamu perlu untuk mengeceknya dengan membawa installer antivirus dan mengisntallnya pada laptop bekas yang akan dibeli. Kamu juga bisa menggunakan windows defender, jika laptop menggunakan OS windows.

3. Cek Penyimpanan

Berikutnya cek penyimpanan untuk memastikan masih banyak ruang tersedia sehingga nanti bisa digunakan untuk meng-install beberapa aplikasi. Paling tidak laptop yang akan kamu beli memiliki penyimpanan 1 terrabytes. Selain itu, kamu juga harus memastikan hard disk laptop tidak terkena bad sector.

Bad sector merupakan kondisi dimana kecepatan read & write hard disk menjadi sangat lambat. Ini sangat penting karena jika dibiarkan, laptop akan mengalami lag ketika dipakai untuk menjalankan aplikasi.

4. Garansi dan Layanan Purna-jual

Alasan kenapa harus membeli laptop bekas yang digunakan pemilik sebelumnya selama 1 tahun, yaitu kamu masih bisa menikmati layanan purna-jual atau garansi yang biasanya berjangka selama 2 tahun.

Jadi saat laptop mengalami masalah kamu masih bisa melakukan claim garansi. Namun, kamu juga harus mengetahui mengenai bagaimana layanan purna-jual dari merek yang akan dibeli, misalnya Asus, Acer, dan lain-lain. Apabila layanan dirasa kurang memuaskan, sebaiknya pikir ulang untuk membeli laptop second tersebut.

5. Cek Ketahanan Baterai

Bermacam-macam tipe pengguna laptop, mulai dari orang yang sangat menjaga kondisi laptop hingga orang yang menggunakan laptop dengan sembarangan. Oleh sebab itu, mengecek baterai sangat penting saat kamu akan membeli laptop bekas.

Caranya cukup mudah, asalkan penjual bersedia, kamu bisa memakai laptop untuk bermain game selama 10 hingga 30 menit, jika angka presentase baterai menurun dengan cepat, itu berarti baterai laptop tidak tahan lama atau bermasalah.

6. Cek Harga Pasaran Laptop Bekas

Supaya tidak mudah ditipu, sebaiknya kamu cek terlebih dahulu mengenai harga pasaran laptop bekas berdasarkan tipe laptop yang ingin dibeli.

Cara mengecek harganya bisa dilakukan dengan mencari di Google atau bertanya kepada orang terpercaya yang ahli dalam bidang jual beli alat elektronik bekas.

Pastikan juga harga jual yang ditawarkan sesuai dengan keadaan laptop, seperti adanya goresan dan lain sebagainya.

Itulah tips yang perlu diperhatikan saat membeli laptop bekas dan standar pengecekkannya. Lebih baik saat kamu bertransaksi bawalah teman atau orang terpercaya untuk dijadikan sebagai saksi.
 

Start typing and press Enter to search