Cara Mencharge Baterai Smartphone yang Benar Agar Lebih Aman

Baterai adalah salah satu komponen yang sangat penting pada smartphone. Bila tidak ada baterai, smartphone tidak akan bisa dinyalakan. Karena sifatnya sangat penting, baterai dapat dikatakan sebagai tulang punggung untuk smartphone agar berfungsi dengan baik, tetapi seperti komponen smartphone yang lain, baterai bisa rusak bahkan membahayakan pengguna.

Biasanya kerusakan baterai pada smartphone bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya ialah cara mengisi ulang daya baterai atau cara charge smartphone yang salah. Oleh sebab itu, agar lebih aman dan kinerja baterai tetap terjaga, berikut ini ada beberapa tips untuk men-charge smartphone dengan baik dan benar yang bisa kamu terapkan.

Cara Charge Smartphone Yang Baik Dan Benar

Cara Charge Smartphone Yang Baik Dan Benar

Charge Di Pagi Hari

Kapan waktu yang tepat ngecharge smartphone? Sebenarnya, waktu untuk charge sangat fleksibel tergantung kebutuhan. Akan tetapi, banyak orang yang mengisi daya smartphone di malam hari dan ditinggal tidur dengan harapan baterai sudah full saat bangun di pagi hari. Jika ini diterapkan pada smartphone keluaran lama, pastinya akan sangat berbahaya.

Akan tetapi, berbeda halnya jika diterapkan pada baterai smartphone terbaru karena kebanyakan smartphone model baru sudah dilengkapi dengan pemutus arus otomatis ketika daya terisi penuh.

Oleh karena itu, banyak orang yang meninggalkan smartphone semalaman dalam keadaan dicharge. Meskipun tidak masalah men-charge smartphone semalaman, perlu diketahui bahwa akan lebih baik kalau ngecharge smatphone di pagi hari agar lebih mudah dipantau.

Hindari Mengisi Daya Melalui PC atau Laptop

Tips yang lain ialah hindari mengisi daya baterai melalui PC atau laptop. Jika kamu melakukannya saat darurat mungkin tidak masalah. Akan tetapi, saat tidak sedang berada dalam kondisi darurat, sebaiknya charge smartphone langsung melalui adapter atau kepala charger.

Saat mencharge melalui port USB PC atau laptop, pengisian daya smartphone akan cenderung lebih lambat sebab arus yang masuk sangat kecil. Selain faktor waktu, pengisian daya melalui port USB PC atau laptop juga dapat mempengaruhi kesehatan baterai bahkan memperpendek usia pemakaian.

Jangan Terlalu Sering Menggunakan Power Bank

Sebaiknya kamu jangan terlalu sering mengisi daya baterai memakai power bank. Hal ini karena power bank mempunyai potensi yang cukup besar untuk mengurangi usia pemakaian baterai. Apalagi ketika menggunakan power bank abal-abal, jangan heran jika baterai smartphone akan menjadi cepat drop.

Namun, kamu tetap boleh mengandalkan power bank, dengan catatan hanya digunakan pada saat benar-benar membutuhkan, seperti saat sedang berada dalam perjalanan atau dalam situasi lain sehingga tidak memungkinkan untuk ngecharge smartphone langsung di stop contact.

Turunkan Kontras Layar Smartphone

Kalau melakukan pengisian daya saat smartphone dalam kondisi menyala, sebaiknya kamu turunkan tingkat kecerahan atau kontras layar smartphone hingga ke tingkat paling rendah karena kecerahan atau kontas sangat berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya pengosongan baterai smartphone saat digunakan.

Matikan Smartphone

Apakah hp harus dimatikan saat dicharge? Alih-alih menurunkan tingkat kecerahan smartphone, sebenarnya akan lebih baik jika kamu mematikan smartphone saat dicharge karena bisa membuat pengisian daya menjadi lebih cepat dan optimal.

Charge Sebelum Baterai Benar-Benar Kosong

Berapa persen baterai HP android harus dicharge? Hal ini perlu diperhatikan. Ingatlah jangan sampai terlambat untuk mencharge smartphone. Jangan baru mulai mencharge setelah daya baterai benar-benar habis. Sebaiknya segera charge smartphone saat daya baterai masih tersisa 30% sampai 40%.

Kalau kamu membiarkan baterai sampai kosong terlalu sering, ini akan membuat usia pemakaian baterai tidak bertahan lama. Paling tidak, segera charge baterai ketika masih di atas 15%. Hai ini agar pengisian baterai menjadi lebih cepat sebab saat baterai benar-benar habis maka waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai sampai penuh akan menjadi lebih lama.

Gunakan Charger Original

Selalu gunakan charger yang asli karena charger original sudah diatur sedemikian rupa agar dapat mengisi daya dengan baik. Ironisnya, hal ini sering diabaikan orang-orang. Apalagi saat sedang tidak membawa charger, sementara daya baterai harus segera diisi sehingga terpaksa meminjam charger milik orang lain. Apabila dilakukan saat mendesak mungkin tidak masalah, tetapi jangan jadikan hal ini sebagai kebiasaan.

Lepas Casing Smartphone

Untuk smartphone terbaru dengan baterai tanam atau non-removable, hal ini tidak masalah apabila diabaikan. Namun, tentu akan lebih baik jika kamu tetap melepas softcase/hardcase yang digunakan karena ada beberapa tipe smartphone yang akan menjadi hangat bahkan panas saat dicharge akibat pembungan panas terhambat.

 

Start typing and press Enter to search