Prospek Saham Batu Bara dan Daftar Perusahaan Emiten di BEI (finfeed.com)
Prospek Saham Batu Bara dan Daftar Perusahaan Emiten di BEI (finfeed.com)

Prospek Saham Batu Bara dan Daftar Perusahaan Emiten di BEI

Akhir-akhir ini, harga saham mendapatkan perhatian besar dari para investor, terutama saham batu bara. Siapa yang tidak tahu dengan komoditas tambang unggulan Indonesia ini?

Tambang batu bara telah tersebar luas di sejumlah wilayah Indonesia. Seperti Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan wilayah Indonesia lainnya.

Tak hanya menjadi primadona di pasar lokal saja, batu bara telah menembus pasar internasional. Tidak mengherankan, jika banyak perusahaan yang terlibat dalam bisnis batu bara ini.

Sejumlah perusahaan yang bergerak dalam sektor pengembangan serta penjualan batu bara, telah menjadi perusahaan terbuka dan emiten di BEI (Bursa Efek Indonesia). Dengan kata lain, masyarakat umum dapat menjadi salah satu dari pemegang saham batu bara tersebut.

Intip Prospek Saham Batu Bara

Sepanjang tahun ini, batu bara telah menjadi salah satu komoditas yang menunjukkan pergerakan harga secara signifikan. Pergerakan harga batu bara ini, berakibat pada kinerja emiten tambang batu bara yang meningkat. Ini artinya, prospek saham batu bara masih terpengaruh pada pergerakan harga batu bara itu sendiri.

Daftar Saham Batu Bara di BEI (Bursa Efek Indonesia)

Seperti yang kita tahu, sektor pertambangan adalah salah satu bagian dari industri pengelola sumber daya alam. Dimana, sektor ini akan menghasilkan bahan baku.

Terdapat sejumlah perusahaan pertambangan di Indonesia yang sudah terdaftar dan menjadi perusahaan publik. Kurang lebih 25 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Baik itu, saham perusahaan batu bara maupun perusahaan jasa pertambangan batu bara. Berikut ini, 5 diantaranya.

  1. Bukit Asam (PTBA)

Bukit Asam (PTBA), adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang penambangan batu bara. Pada tahun 2002, telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten PTBA.

BACA JUGA KAWAN »  Saham Murah Prospek Bagus yang Bisa Memberikan Keuntungan

Beberapa tahun kemudian tepatnya pada 2017, Bukit Asam (PTBA) melakukan pemecahan nominal saham dengan rasio 1:5. Keputusan ini membuat harga saham PTBA yang awalnya Rp11.200 per lembar menjadi Rp2.240 per lembar.

2. Adaro Energy (ADRO)

Perusahaan pemegang saham batu bara lainnya yakni Adaro Energy (Adro). Adaro Energy ini adalah salah satu perusahaan yang bergerak di sektor tambang batu bara terbesar di Indonesia.

Tersebar di berbagai wilayah, salah satunya adalah Kalimantan Selatan. Beberapa pemegang saham telah menyatukan kepemilikan saham mereka di bawah PT. Adaro Strategi Investments (ASI).

3. United Tractors (UNTR)

United Tractors (UNTR), telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1989. Perusahaan ini menjalin kerja sama dengan PT. Astra International Tbk (ASII) sebagai pemegang saham utama.

Dengan kata lain, United Tractors (UNTR) tidak bergerak secara langsung dalam bidang ekspolari maupun eksploitasi batu bara. Meskipun demikian, perusahaan ini memiliki peran besar dalam industri pertambangan.

4. Indo Tambangraya Megah (ITMG)

Berdiri pada tahun 1987, Indo Tambangraya (ITMG) bergerak dalam bidang pertambangan. Pertama kali terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007. Pemegang saham batu bara utama dalam perusahaan ini adalah Banpu Minerals (Singapore) Pte.Ltd mencapai 65.14 %.

5. Indika Energy (INDY)

Indika Energy (INDY) mempunyai anak perusahaan bernama Kideco Jaya Agung. Anak perusahaan inilah yang menjadi produsen batu bara terbesar ketiga di Indonesia.

Kideco Jaya Agung telah menjalankan lima wilayah konsesi dengan menerapkan metode pertambangan terbuka. Terbukti, dapat menghasilkan cadangan batu bara potensial hingga 651 juta ton. Tak hanya itu, perusahaan diperkirakan juga memiliki sumber batu bara mencapai 1.376 juta ton.

BACA JUGA KAWAN »  Sekuritas Ajaib Memberikan Kemudahan Transaksi Saham

Itulah tadi, prospek saham batu bara dan beberapa perusahaan yang terdaftar di (BEI) Bursa Efek Indonesia.  Selain kelima perusahaan tersebut, masih ada perusahaan emiten lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.